Analisis Kajian Mobilisasi Sumber Daya Mitra OMS Lokal MADANI
Keberlanjutan organisasi masyarakat sipil (OMS) Indonesia di tingkat lokal sangat dipengaruhi oleh perubahan konteks sosial, ekonomi, dan politik, serta prioritas donor, sehingga meningkatkan ketidakpastian ketersediaan pendanaan eksternal.
Unduh
Lesson for USAID on working with Local Civil Society Organizations in Indonesia
Sebagai bagian dari penerimaan luas pendekatan partisipatif terhadap pembangunan di Indonesia pasca reformasi, berbagai bentuk forum multi-pihak telah bermunculan. Di banyak sektor pembangunan, forum multi-pihak telah menjadi bagian penting dalam pendekatan pembangunan.
Unduh
MADANI Assessment on Youth in civil Society
Temuan dalam penilaian ini seyogyanya memandu mitra masyarakat sipil MADANI, dan proyek itu sendiri, menuju pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kita dapat terlibat secara strategis dengan kaum muda Indonesia, mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan publik, memberdayakan mereka untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan tantangan, dan mengusulkan solusi inovatif yang berkontribusi pada pengembangan demokrasi komunitas mereka.
Collaborative Governance Study Update
Tujuan dari studi ini adalah untuk memperbarui penilaian program bulan Juli 2020 tentang “Tata Kelola Kolaboratif dalam Memperkuat Akuntabilitas dan Toleransi di Indonesia yang Terdesentralisasi”.
Kajian MADANI terhadap Pemuda dalam Masyarakat Sipil
Temuan dalam asesmen ini harusnya dapat memandu organisasi masyarakat sipil (OMS) Mitra Utama MADANI, dan proyek itu sendiri, menuju pemahaman yang lebih baik tentang bagaimana kita dapat terlibat secara strategis dengan para pemuda di Indonesia, mendorong mereka untuk berpartisipasi aktif dalam kehidupan publik, memberdayakan mereka untuk mengidentifikasi dan memprioritaskan tantangan, dan mengusulkan solusi inovatif yang berkontribusi pada pengembangan demokrasi komunitas mereka.
Pelajaran untuk USAID dalam Bekerja dengan OMS Lokal di Indonesia
Kapasitas organisasi masyarakat sipil (OMS) lokal yang lemah, bersama dengan kurangnya hubungan antar-lembaga, menghambat kemampuan komunitas donor internasional untuk mencari mitra lokal baru. Ini akan menjadi tantangan utama karena USAID memiliki tujuan untuk menyalurkan lebih banyak dana secara langsung ke lembaga-lembaga Indonesia.
Studi Programatik MADANI tentang Mobilisasi Sumber Daya dan Keberlanjutan Keuangan OMS di Indonesia
MADANI melakukan studi ini untuk memahami evolusi dari bentuk mobilisasi sumber daya yang ada dan yang baru serta praktik keberlanjutan keuangan dari organisasi masyarakat sipil (OMS) lokal. Studi programatik ini berupaya menjawab pertanyaan MADANI terkait dengan proses pengelolaan mobilisasi sumber daya pada OMS Indonesia dan tantangan yang dihadapi ketika menerapkan diversifikasi sumber daya.
Download
Studi Lingkup: Meningkatnya Intoleransi dan Akses Universal terhadap Layanan Publik di Indonesia
Studi pelingkupan ini bertujuan untuk menambah kejelasan konseptual dan metodologis dalam upaya memahami hubungan antara meningkatnya intoleransi dan akses universal terhadap layanan publik di Indonesia. Studi ini juga dirancang untuk membantu merencanakan studi nasional yang lebih luas tentang hambatan terhadap akses universal pelayanan publik.
Penggalangan Sumber Daya OMS Mitra Utama MADANI: Hasil Pemetaan Cepat
Tujuan dari pemetaan melalui survei cepat ini untuk mengumpulkan data sejauh mana OMS Mitra Utama telah melakukan usaha penggalangan sumber daya sebelum bekerja sama dengan MADANI sampai saat dilakukannya survei cepat ini. Pemetaan ini sekaligus membantu OMS Mitra Utama untuk menyusun strategi penggalangan dana yang mereka dapat lakukan selama ada dukungan MADANI.
Download
Rapid Assessment Tema Toleransi dan Rekomendasi Program untuk Adopsi atau Adaptasi oleh MADANI, Juli 2020
Assessment studi ini tentang tema toleransi untuk program USAID-MADANI, diharapkan dapat berkontribusi menjawab tantangan intoleransi, khususnya untuk memberikan kontra narasi bagi orang-orang yang masih berpikir ekslusif dan ekstrim, dan dengan gencar menyebarkan paham intoleransi, ujaran kebencian dan berita bohong atau hoax. Dengan strategi pendekatan memperluas ruang-ruang rekognisi sosial, melalui peran organisasi masyarakat sipil, diharap adanya dukungan agen perubahan yang benar-benar mempengaruhi proses transformasi toleransi.


