
Pada tahun 2022, Pemerintah Boyolali memberlakukan keputusan untuk mereplikasi pendekatan MADANI di semua 267 desa di kabupaten tersebut. Pada bulan Februari 2023, LKTS dan Dinas Kesehatan Kabupaten menilai kesiapan desa-desa tersebut untuk melaksanakan scaleup tersebut. Berdasarkan hasil, dan dengan bantuan teknis dari LKTS dan pendanaan dari swasta, Pemerintah Boyolali memutuskan untuk mendukung gelombang pertama bagi 20 Desa Siaga. Pendekatan MADANI, yang berfokus pada mendukung keterlibatan warga untuk mengawasi pusat kesehatan masyarakat, telah berkontribusi dalam mengurangi angka kematian ibu kabupaten dari 45 pada tahun 2021 menjadi 20 pada tahun 2022, dan angka kematian bayi dari 131 pada tahun 2021 menjadi 93 pada tahun 2022.
Beranda›Ruang Berita›Berita Terkini›Mitra USAID MADANI dan Pemerintah Daerah melakukan penilaian bersama menjelang peningkatan program.
Mitra USAID MADANI dan Pemerintah Daerah melakukan penilaian bersama menjelang peningkatan program.
Sejak dimulainya proyek USAID MADANI, Mitra Utama OMS, LKTS di Boyolali (Jawa Tengah) telah mempromosikan pendekatan multipihak dan pendekatan berbasis masyarakat untuk merevitalisasi program Desa Siaga KIBBLA (Kesehatan Ibu dan Bayi Baru Lahir) dari Kementerian Kesehatan.


